Beberapa literatur yang saya baca, ternyata penggunaannya di awal mula cukup menyeramkan.
Tanda jempol bermula dari pertarungan para gladiator sebagai aksi hiburan masyarakat Romawi Kuno saat itu.
Para gladiator akan melihat ke arah penonton di tribun menanti isyarat jempol penonton. Jika ke atas tanda pasangan yang dikalahkannya akan tetap hidup.
Celakanya, jika jempol ke bawah artinya dislike dan petanda gladiator kalah akan dihabisi nyawanya. Wah serem ya..?
Tapi itu cerita masa lalu, kalau jempol kecil Cantik ini, menggemaskan.
Like donk!