Aku tak pernah menangis apalagi meratap
Aku juga tak pernah bersedih apalagi berduka
Namun aku selalu dirundung nestapa
Namun...
Sekian waktu
Sekian hari
Sekian bulan
Aku selalu menatap bayang-bayang dirimu
Aku merasa dirimu dekat
Sedekat hatiku yang tidak tampak
Aku merasa dirimu ada di depanku
Terlihat senyum dan tawa candamu
Akupun tertawa
Akupun gembira
Namun...
Aku terpana
Aku hanya melihat dirimu dalam hatiku
Aku hanya merasa dirimu dalam pikiranku
Namun...
Hatiku bergetar
Jiwaku meronta
Pikiranku melayang
Engkau hanyalah sebatas bayangan
Aku tersentak
Aku terkapar
Aku terjerembab
Hanya ilusi ternyata
Bidadariku...
Engkau tak terlihat lagi
Bidadariku...
Engkau hanyalah fatamorgana
Ternyata...
Aku bahagia diantara tiada
Aku bahagia diantara cerita
Aku bahagia dalam kerinduan
Aku bahagia dalam bayangan masa lalu
Aku tak menyangka
Aku sudah tidak memilikimu lagi
Aku sudah tidak bersamamu lagi
Aku sudah di luar kebendaanmu
Ternyata aku hanya mengingat masa lalu
Ternyata aku hanya dibuai mimpi
Ternyata aku hanya mengenang dirimu
Bidadariku