Teman Merenungku

Words
90
Reading
1 min
Listen
Play
8y

Tarkadang ia murka ..
akar-akarnya terkikis ombak yang riang menyapa ..
Berputus asalah ia , lalu menggugurkan daunnya bersama terpaan angin pancaroba ..
Lantas keputusan untuk mati kian tampak dari raut batangnya yang rapuh dan menua ..
Kau harus bangkit , kembali mekar dan tumbuh ,
Sapa angin untuk menari bersama ,
Sapa ombak yang tentram dikala fajar ,
kuatkan batang dan rantingmu teman , kuingin kau tegar menantang , ingin hati melihatmu tumbuh tinggi nan menjulang , jangan rapuh .. Suatu nanti Kan kuajak kau bercanda lebih jauh ..

Teman Merenungku | Ecency