Ternyata benar-benar butuh waktu kosong agar bisa menulis sesuatu di hari ini. Selain alasan karena tidak ada yang terproyeksikan untuk ditulis, mungkin karena otak yang rusak semakin menambah sulit. Dan jelas bukan dikarenakan ada kesibukan lain yang akhirnya membuat pikiran saya menjadi punya lebih banyak hal yang dipikirkan daripada biasanya. Bukan terlena,namun terbuai akan kesibukan yang menghampiri.
Bukankah sibuk itu memberikan arti yang baik, dengan begitu ternyata saya bisa belajar lebih banyak hal, mengenal orang, dan menambah akan arti tanggung jawab mengapa saya diciptakan sebagai seorang manusia. Mungkin itu yang saya butuhkan untuk saat ini. Berpikir jernih seorang diri sambil mencoba menemukan hal-hal baru yang bisa membentuk pribadi saya nantinya. Sehingga tidak membuat saya kehilangan identitas diri saya sendiri. Kebanyakan orang memang sulit mempertahankan identitas bawaannya saat berada di alam liar yang tampaknya tertata rapi dan tidak pantas disebut sebagai alam liar. Namun bukankah keindahan alam liar itu lebih indah dibanding alam yang dibangun oleh manusia itu sendiri.
Lihat keberadaan hutan yang tidak tertata namun tetap indah akan keberadaan alamnya yang terbentuk oleh mereka sendiri, dibandingkan dengan keberadaan penataan kota yang dikatakan indah dan rapi oleh buat manusia namun entah mengapa tidak seindah keberadaan tataan alam yang ditata oleh Sang Pencipta.
Mereka akhirnya menjadi apa yang tak pernah diharapkan oleh dirinya. Terkadang membuat saya,dan mereka sendiri mungkin tidak ingin seperti itu. Dan pada akhirnya mereka hanya berharap kesadaran mereka masih lebih besar daripada tuntutan hidup yang semakin arogan, dan sepertinya saat ini yang terpikirkan oleh saya juga seperti itu.
Dimana saya tidak mau terlalu serius menanggapi hidup, dan oleh karena itu saya ingin menulis dan menyukai hal untuk ditulis. Dengan menulis, sekalipun tak dibaca oleh siapa-siapa, saya seperti merasa masih punya jeda untuk melakukan hal-hal yang bisa membebaskan pikiran saya. Masih memiliki hasrat untuk menuaikan apa yang saya impikan. Walau kembali lagi pada titian utama disaat ini waktu kosong yang dibutuhkan saat ini untuk menulis benar-benar tidak menghampiri sampai saat waktu dibutuhkan.
Masa ini akhirnya membuat saya selalu sinis terhadap masalah waktu. Maksud saya, waktu-waktu yang tidak menghargai waktunya. Saya yang memasukkan waktu ke dalam waktunya sehingga tidak memperlakukan waktu sebagaimana layaknya "waktu" yang lainnya.
Saya selalu gagal paham dengan alasan waktu itu sendiri. Selalu dan tak pernah paham!
-===-