Words
148
Reading
1 min
9y
Sangat menyentuh, terima kasih bg @ayijufridar, dan semoga para Steemians bisa mengambil untuk dijadikan sebuah pelajaran, dan jg sebagai penguat sebuah TIM/Komunitas.
Sebagaimana yang dikatakan mas @heppyphoniex ("puasa komentar"), begitupun dengan saya. Terkadang saya hanya membaca sahaja seperti saat ini, namun saya memiliki trik sendiri supaya kita tetap terikat tali silaturrahim dalam TIM ini.
Salah satu cara yg saya gunakan adalah bookmark use account, supaya kapan2 saya masuk selalu melihatnya, baik di smartphone atau di PC/laptop.
Situs ini www.busy.org sangat membantu saya untuk mengingat teman-teman saya.
Dan saya sering mengatakan juga kepada teman2 untuk merestim walaupun tidak memberi suara, jangan hanya membaca/melihat, jangan hanya buka mulut/komentar namun tidak membaca/memahami (karena setiap posting belum tentu poin penting ada pada alinea pertama, bisa jadi yg terpenting di tengah tulisan atau akhir.
Terima kasih bg
RE: Komentar Bergizi di Steemit | BAHASA |