Membaca tidak hanya pada sesuatu yang tertulis, namun dapat juga membaca pada sesuatu yang tidak tertulis, orang seringkali menyebutkan dengan belajar pada ayat kauniyah dan ayat kauliah.
Berikut penulis akan mencontohkan dengan sebatang pohon kering yang berdiri tegak ditengah tengah rimbunan pohon lainnya, Namun tetap semangat dan berdiri kokoh walau dengan segala keterbatasannya.
Pohon itu tidak pernah risih dan malu berdampingan dengannya, serta tidak iri dengan rimbunnya pohon lain.
Alam dan fenomena ini menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berharga untuk kita manusia, dimana kita dituntut untuk memiliki kepercayaan diri yang penuh saat berada dalam lingkungan manapun.
Kita tidak boleh risih dan malu dengan segenap keterbatasan kita, juga tidak perlu cemburu, iri hati dengan kelebihan yang diperoleh orang lain.
Terkadang alam lebih peka dalam memberikan pembelajaran kepada manusia, namun sayangnya manusia jarang dapat terinspirasi dan mengambil pelajaran dari alam.
Perhatikan gambar berikut:
Translate
Reading not only in something written, but can also read on something that is not written, people often mention by studying in verses kauniyah and verses of kauliah.
Here the author will exemplify with a dry tree standing upright amid other lush trees, but still the spirit and stand strong despite all its limitations.
The tree was never uncomfortable and ashamed side by side with it, and did not envy the rimbunnya other trees.
Nature and this phenomenon become a very valuable learning for us humans, where we are required to have full confidence while in any environment.
We should not be uncomfortable and embarrassed with all our limitations, nor do we need to be jealous, envious of the advantages others get.
Sometimes nature is more sensitive in providing learning to humans, but unfortunately humans can rarely be inspired and take lessons from nature.
Notice the picture in the dash: