Berbicara Malaysia, tak terlepas dengan Aceh. Hubungan Aceh dengan Malaysia bahkan telah terjalin sejak kerajaan Aceh. Banyak tokoh dari Aceh datang ke Malaysia untuk membantu melawan kolonialis dan bahkan menyebarkan agama islam.
Hubungan antara Aceh dengan Malaysia dapat dilihat secara nyata dalam banyak sejarah. Makam Syamsuddin As-Sumatrani, salah seorang tokoh tersohor Aceh yang menyebarkan islam di Malaysia masih terbaring menjadi saksi sejarah di Malaka, sebuah Negara bagian di Malaysia, bahkan makamnya mencapai 13 meter.
Persaudaraan Aceh - Malaysia bukanlah dongeng. Sejak Putroe Pahang menjadi bagian penting Kerajaan Iskandar Muda, kedua bangsa sudah seperti saudara, Orang-orang Aceh pun hingga kini banyak merantau dan menetap di Malaysia. Bahkan di Malaysia da sebuah kampung Aceh yang sudah berdiri sejak 1925.
Kini, Malaysia kembali memiliki pemimpin hebat dalam diri Mahathir Mohamad yang terpilih secara mayoritas sebagai Perdana Menteri Malaysia tertua di dunia. Mahathir kini telah berusia 92 tahun! Ia masih memiliki kharisma sebagai sosok pemimpin besar bangsa Melayu yang tersohor sejagad. Mahathir mengalahkan asa Najib Razak dan mengakhiri 'rezim' koalisi UMNO yang telah bercokol selama enam dekade.
Mahathir Pemimpin koalisi oposisi, Pakatan Harapan, tersebut memperoleh suara mayoritas di parlemen dengan perolehan kursi sebanyak 112. Mahathir akan disumpah oleh Yang Dipertuan Agong Muhammad V dari Kelantan pada Kamis (10/5/2018) hari ini.
Rakyat Aceh hanya bisa mengirimkan ucapan selamat kepada pemimpin hebat dari Asia Tenggara ini semoga selama kepemimpinannya bisa membawa roh hubungan Malaysia - Indonesia, Aceh khususnya semakin strategis dan menguntungkan kedua pihak.