Kehidupan anak kost tidak terlepas dari kehidup dimasayarakat lain,hubungan anak kost dengan kehidupan sehari –hari nya ialah bagaimana cara berinteraksi dengan masyarakat setempat. Di dalam kehidupan anak kost jugak bisa terjalin hubungan komunikasi antar daerah lain misal nya suku Aceh bertemu dengan Suka jawa, tentu komunikasi mereka tidak sama akan tetapi mereka akan saling komunikasi dengan Bahasa indonesia, karena Bahasa Indonesi semua orang bisa maka nya Bahasa Indonesia lah sebagai alat komunikasi bagi anak kost yang berbeda suku.
Penyesuian Anak kost tidak hanya dengan teman sebaya, teman satu kamar, dan satu kost, melain kan Anak kost harus berinteraksi dengan masayarat setempat nya. Ada juga anak kost yang bersifat sombong, tidak mau menegur teman sabaya nya, dan tidak saling tolong menolong, dan ada juga Anak kost yang sering membantu teman sebayanya dan sereng berinteraksi terhadap masyarat setempatnya.
Astin (Santrock, 2008) dalam penelitan yang telah dilakukan pada 300 mahasiswa bsru di Universitas tampaknyalebih banyak mengalami tekanan dan depresi dari pada masa lalu. Ketakutan dan kegagalan seringkali menjadi alasan terjadi steres dan desperasi antar mahasiswa. Mahasiswa yang kurang berhasil dalam menyelengarakan diri dengan dirinya sendiri maupun dengan lingkungan seringkali membuat pola – pola perilaku yang keliru.
Hasil penelitian oleh siwi (2009) dapat disimpulkan sebuah permasalahan sebagian berikut : mahasiswa yang kost, terutama dari luar jawa mengakaui mengalami kesulitan dengan teman – teman baru, adat dan kebiasaan baru, juga harus sesuai dengan daerah mereka yang ditempat.
Hasil dari penelitian ini ialah anak kost dapat memudahkan agar mereka dapat berinteraksi terhadap teman sebaya dan masyayarakat disekitar nya. Janga kita pergi ke daerah orang tidak tau nilai apa – apa pun sehinga tidak baik dilihat oleh masyarakat setempat. Kita pergi ke daerah orang lain yaitu harus mempunya nilai – nilai yang positif dan jangan kita ada di daerah orang lita berbuat semau kita sehingga kita tidak dapat berinteraksi sesama teman sebaya kita. Terlebih dengan masayarakat disekitar nya kita haru benar – benar memperhatian bagaimana cara hidup mereka jangan kita hidup sesuka hati kita Dari hasil ini dapat kita ketahui bagaiman hidup anak kost, terkebih kita yang perpuan yang tinggal dikost kita harus bergaul dengan teman yang tidak mepengaruhi kita.
Manusia yang terlepas dari orang tua nya dan kemudian hidup berinteraksi dengan orang lain yang belom mreka kenal itu sangat sulit bagi mereka. Semejak anak kost menginjak kaki nya di kostsan, akan ada banyak hal - hal baru yang dihadapi nya. Seperti kekurangan air untuk mandi, lampu yang sering mati, tempat kost nya yang terkadang tidak nyaman, dan dapur yang sempi. Apa lagi di kawasan reulet perumahan kost mereka sangat sempiit tetapi, harga nya terlalu mahal tidak cocok dengan harga yang ditentukan.
Ada beberapa teknik hemat untuk hidup dikost mulai dari makan indomi, berkunjung ke kost temen pas tanggal tua, kibuli ibu kost, atau makan promaag pas malam nya karena sudah tidak makan sehari nya, mungkin aalah beberapa langkah insifiratif but anak kost. Karena memang berhemat menjadi ciri khas anak kost itu sendiri. Terkdang anak kost sering berbohong kepada keudua orangtua nya kenapa? Karena mereka sering sakit tapi mereka bilang kepada orang tua nya mereka baik – baik saja itu pun demi orangtua nya agr mereka disana tidak terlalu memikirkan mereka karena, sbagian anak kost tidak mau menyusahkan orangtuanya.
Kehidupan anak kost memang dirasa sebagai suatu perubahan, dimana biasanya kita apabila dirumah selalu dilayani dan di awasin oleh kedua orang tua. Tetapi jika di tempat kost kita akan lebih bebas. Namun, kebebasan itu tidak dapat membuat kita bisa bersenang –senang karena kehidupn anak kost memiliki bermacam – macam efek, dari posotif hingga negatif.
Kehidupan anak kost memang identik dengan kehidupa yangserba apa adanya, yang penting bisa kuliah yang dan bisa makan, walaupun ada jugak yang tidak begitu. Dikost lah kehidupan seorang dimulai tanpa da orang yang memn=bantunya karena kehidupan dirumah atau di tempat asalnya sangat berbeda debngan kehidupan dikost yang berada di daerah orang lain. Ada pun yang memilih tinggal di kost dan ada pula yang ingin tinggal dirumah mereka sendiri tingga dikost terasa bebas bagi mereka yang tinggal dikost dan tidak mersa tertekan,apapun dan dimana pun kita akan tinggal nantinya, tentu diharapkan kita akan bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat penfuduk tersebut.
Tinggal dikost sangat lah sukit karena selain kita jauh dari kedua orang tua kita harus pula berinteraksi dengan masyarakat dan kawan dikost kita karena denan itu lah kita akan lebih mudah untuk tinggall dan bisa mengetahaui bagaimana cara oarang hidup disitu jangan kita berbuat semau kita sehingga masayarakat tersebut tiak enak melihat kita, dan orang lain pun segan untuk menegur kita sehinggak kita tidak dapat menjalani hidup dengan nyaman dikost tersebut.
Tempat kost yang mereka sewa, mayoritas sebagian tampat tidur dan tempat dimana mereka mengerjakan tugas agak sedikit jauh sehingga anak kost agak sdikit sulit keluar jika tidak mempunya kendaraan dan jarak ke kampus pun lumaya jauh sehingga mereka harus bagun pagi itu cepat dan buru – buru pergi ke kampus apalagi kalau pagi itu di kamar mandi pun sering antri sehingga anak kost sering terlambat pergi ke kampus nya. Hal –hal seperti ini yang dihadapi anak kost dan dapat menimbulkan masalah banyak diantara mereka telah nyaman dengan tepat kost mereka apa yang mereka kehendaki, tempat nnya bersih dan nyaman di tempati.
Masalah lain timbul dari keuangan, sebagai anak kost mereka dituntut untuk serb mandiri dalam menghadapi permasalahan yang ada. Dengan uang saku yang rata – rata dibawah satu juta tiap bualannya, beberapa dari mereka telah mampum memenuhi kebutuhan mereka yang memang menjadi kebutuhan mereka. Adapula yang yang melakukan penghematan besar – besaran bahkan hingga memotong uang makan mereka. Sehingga pola makn mereka tidak teratur sehingga mereka dapat terserang penyakit maag dikarenakan telat makan akan ttetapi mereka terlalu hemat, tapi juga merek terlalu sibuk dengan tugas yang menumpuk sehingga mereka lebih memilih mengorbankan waktu makn mereka untuk mengerjakan tugas tersebut jika dirumah tentu saja ola makan mereka terjamin dan teraatur.
Kehidupan anak kost yang jauh dari orang tua, menjadi beberapa dari mereka seolah – olah merasa bebas dari aturan yang selama ini mengekang mereka. Banyak kabar negatif yang terkadang keluar dari kehidupan anak kos. Seperti yang telah biasa kita dengar yaitu tentang bebas nya anak laki – laki dengan anak perempuan berada didalam satu kost. Merasa tidak ada pengawasan dari orang tua jadi mereka bisa besang – seang da tidak tau aturan.
Di daerah reulet anak kost banyak yanfg menetap dikarena kan kampung halaman mereka yang jauh seperti, dari Padang, Seumulu, Medan, Aceh Selata, dan takegon. Adapun yang tidak yang tidak menetap dikost mereka, mereka sering pulang kamoung halaman mereka seminggu sekali, sebulan sekali, adan ada jugak anak kost yang pulang nya persemester.