Alih Fungsi - Mushalla Menjadi Tempat Belajar Fisika

IMG_20180322_094057.jpg


Saat ini siswa kelas XII SMA/sederajat sedang melaksanakan Ujian Try Out, sebelum menghadapi Ujian akhir Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebagian sekolah mengintruksikan siswa kelas X dan XI untuk belajar di rumah, karena keterbatasan jumlah ruang belajar yang tersedia dan demi kenyamanan siswa dalam mengikuti Ujian Try Out.

Namun hal ini tidak berlaku bagi pesantren terpadu, yang di dalamnya terdapat Sekolah Umum dan Sekolah Pendidikan Agama Islam. Pesantren terpadu ini menganut sistem Boarding school. Dimana siswanya tidak dibenarkan untuk libur dengan alasan yang sepele. Siswa pada pesantren terpadu belajar dan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya secara terstruktur/terjadwal dari pagi hingga malam sebelum jadwal tidur.

Hari libur pada pesantren terpadu juga berbeda dengan hari libur pada siswa sekolah umum yang biasanya yaitu minggu. Pada pesantren terpadu mereka diberi libur pada hari jumat karena jumat adalah hari untuk beribadah. Mereka juga tidak libur pada hari-hari besar negara yang bertanggal merah kecuali hari Kemerdekaan RI. Tapi mereka libur pada hari-hari besar islam seperti Maulid nabi besar Muhammad saw, tahun baru hijriah, Isra’ Mi’raj, hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha serta hari besar islam lainnya.

Oleh karena itu, Ujian Try Out tidak menjadi alasan siswa pada pesantren terpadu untuk libur walaupun ruang belajar tidak memadai. Mereka tetap belajar walau ruang belajarnya tidak ada. Salah satu Alternatif tempat belajarnya adalah belajar di dalam Mushalla.

Apakah anda seorang guru? Apakah anda pernah mengalami keterbatasan dalam mengajar? Misalnya seperti fasilitas yang kurang memadai, apa yang akan anda lakukan?

Sejatinya mushalla adalah tempat untuk beribadah umat islam, seperti shalat, mengkaji ilmu-ilmu agama dan lain sebagainya yang berkaitan dengan islam. Mushalla biasanya dijadikan sebagai tempat untuk belajar ilmu agama. Lalu bagaimana jika mushalla dijadikan sebagai tempat untuk belajar ilmu fisika?

Tempat belajar Fisika pada umumnya adalah di dalam ruangan kelas, di laboratorium dan di alam bebas tergantung materi yang diajarkan. Lalu apa jadinya jika tempat belajar diganti dengan mushalla yang tidak ada fasilitas belajar seperti papan tulis atau peralatan untuk menunjang proses pembelajaran.

Dalam hal ini tugas guru adalah mencari ide agar pembelajaran tetap terlaksana apapun caranya. Model pembelajaran yang tepat pada saat-saat genting seperti ini adalah dengan Problem Based Learning (PBL). Dimana guru dapat mengarahkan siswa kepada suatu masalah sederhana dan membimbing siswa untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan guru yang bertidak sebagai fasilitator dan motivator maka kekurangan fasilitas lainnya dapat terminimalisir.

Jika ditanyakan apakah pembelajaran seperti ini efektif? Tentu saja efektif jika dilakukan dalam frekuensi yang jarang, jika sering..saya pikir ini tidak efektif lagi. Untuk ketercapaian tujuan pembelajaran mungkin 75% sudah tercapai. Tapi jika kekurangan yang 25% ini terlalu sering terjadi maka pembelajaran tidak efektif lagi.



So, apakah anda pernah mengalami hal yang serupa dengan yang saya alami? Mungkin mushalla bisa menjadi tempat alternatif seperti yang saya sebutkan di atas.

Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan dari sahabat stemian :)

Wassalam



H2
H3
H4
3 columns
2 columns
1 column
5 Comments
Ecency